<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d9101440001429477777\x26blogName\x3dAmirappm\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/\x26vt\x3d-6198008404946862921', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
CHEERIO;
Posts
Profile
Link
Archives
Credits
+ follow
Kotor
Minggu, 06 Desember 201522.56 | 0 comment(s)

Kotornya negeriku....

Kotor oleh ketidakadilan
Ketidakadilan di mana yang punya kuasa selalu yang benar
Ketidakadilan di mana kekuasaan mengaburkan kebenaran

Kotor oleh nepotisme
Nepotisme yang menguburkan bibit-bibit unggul
Nepotisme yang menutupi potensi-potensi gemilang
Mengubur generasi-generasi potensial yang sebenarnya ada di alam liar
Bukan di dalam kandang dan keluar sambil bawa nama si pawang

Kotor oleh keegoisan
Egois untuk kepentingan sendiri
Korupsi sana-sini
Lupa dengan tujuan bersama untuk negeri ini
Atau mungkin dari awal memang sudah tidak punya tujuan luhur untuk negeri ini?

Kotor oleh kemunafikan
Banyak bicara
Banyak janji
Tidak ada realisasi

Yang paling menyedihkan adalah
Ketika standar kebersihan orang-orang di dalamnya yang semakin menurun
Dimulai dari mengacuhkan kotoran kecil
Kotoran yang masih sedikit dan tidak dibersihkan
Terus dibiarkan
Terus menumpuk
Sampai orang-orang terbiasa tinggal di tempat kotor
Dan mewajarkan semua kekotoran ini

Standar kebersihan saya masih tinggi
Dan saya yakin masih ada orang-orang yang standarnya lebih tinggi
Hanya saja kami tidak pegang sapu

Yang pegang sapu entah terlalu malas
Atau menyalahgunakan sapunya
Atau terlalu sedikit
Atau mungkin terlalu senang pegang sapu sampai lupa kalau harus nyapu?

Wahai siapa pun para pemegang sapu
Ini negerinya masih kotor
Kalau udah ga bisa pegang sapu,
Kasih aja ke orang-orang bersih yang rajin nyapu

Kalau sapunya dipegang sendiri terus
Atau cuma dioper ke orang-orang sekitar
Lama-lama negeri ini makin kotor sampai sapu pun udah ga bisa bersihin ini semua

Mumpung masih bisa disapu, sapulah
Atau kami yang akan rebut sapunya
Ga sekarang memang
karena kami masih menunggu

Demi kebersihan negeriku



Salam kebersihan

Label: