<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d9101440001429477777\x26blogName\x3dAmirappm\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/\x26vt\x3d-6198008404946862921', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
CHEERIO;
Posts
Profile
Link
Archives
Credits
+ follow
Bahagia karena Bersyukur
Selasa, 10 November 201521.33 | 0 comment(s)

Jangan bersyukur karena bahagia. Justru bahagia itu datangnya karena kita bersyukur.
-Endang Sukartini, drg., Sp.KG (K), 2015

Ujar beliau di tengah-tengah lecture-nya mengenai endodontik. Terus langsung salah fokus. Terus langsung berpaling dari materi. Terus termenung......

Iya, bener......Sebenernya penentu kebahagiaan itu diri kita sendiri. Gimana mau bahagia kalau selalu merasa kurang? Gimana mau bahagia kalau selalu iri hati? Gimana mau bahagia kalau nggak pernah bersyukur?

Jadi, "Bahagia itu sederhana" itu benar adanya. Sesederhana bersyukur dengan apa yang kita miliki. Sesederhana Qana'ah dengan segenap hati. Sesederhana Ikhlas akan apa yang terenggut. Sesederhana Sabar dengan apa yang menguji. Sesederhana Husnudzan sama takdir Allah (mentang2 abis mentoring nih).

Jadi orang yang bahagia, yuk!


Salam Bahagia dari Jatinangor :)

Label: , , , , ,