<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d9101440001429477777\x26blogName\x3dAmirappm\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/\x26vt\x3d-6198008404946862921', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
CHEERIO;
Posts
Profile
Link
Archives
Credits
+ follow
Started by dreaming
Senin, 23 September 201321.43 | 0 comment(s)

Kalau diibaratkan makanan, mungkin kondisi blog saya saat ini udah superbusuk, ya. Hehe...... Untungnya bukan makanan fyuh.

Sudah lama saya sudah tidak bersua! A year a go, had passed through my hardest life as a 3rd grader of high school. Untungnya setelah kerja sebegitu keras hari ini saya bisa posting kabar gembira cihuuuuy. Sebenarnya saya udah lama ingin posting tentang ini. Cuma nunggu momen yang (agak) tepat (re: skipping belajar anatomi????) buat posting ini. Diliat-liat sih postingan akhir-akhir ini sampah semua ya hahahahaha. Okedeh ingin berbagi pengalaman pribadi aja sih he..........

Sejak kecil, kalau saya lewat Jl. Belitung no. 8, Bapak selalu ngomong, "Nih, Mir. Sekolah nomer satu!" Dan sejak itu pula saya menekadkan dalam hati, "Saya harus sekolah di sini!" Dan di sanalah saya selama 3 tahun terakhir ini. Walaupun sebenarnya agak meleset sih. Yang Bapak saya maksud itu SMAN 3 Bandung tetapi saya sekolah di SMAN 5 Bandung yang kebetulan satu gedung dengan SMAN 3. Tapi tetep belitung 8 kan? Cita-cita kecil saya tercapai! Padahal hanya diawali dengan sebuah kalimat. (Selebihnya perjuangan saya masuk SMA 5 bisa dilihat di posting saya terdahulu).


Berada di SMAN 5, saya merasa sangat beruntung. Saya dapat belajar banyak hal, terutama dalam mengasah soft skill saya (ceila mentang2 abis belajar soft skill). Saya cukup aktif dalam organisasi di sekolah sehingga mendapat banyak pengalaman yang tidak mungkin saya dapatkan di mana pun. Saya belajar mengatur dan menyeimbangkan antara kewajiban saya belajar dan kewajiban saya di dalam organisasi tersebut.

Kelas 10 SMA, saya sudah punya cita-cita ingin melanjutkan ibu saya menjadi dokter gigi. Saya sudah bertekad dan insyaAllah tidak akan berubah pikiran. Walaupun ibu sendiri bahkan tidak menyarankan untuk ke FKG haha. Datanglah kelas 11, saya masih ingin di FKG Unpad. Sampai akhirnya datanglah kelas 12, saya berubah pikiran untuk ke FKG UGM. Walaupun rasanya memang tidak mungkin untuk ke UGM, tapi selalu ingat kata Pak Engkus, "Tulis saja impian tertinggi kamu, di mana kamu diterima itu urusan nanti saja. Yang penting yang kamu tulis target tertinggi kamu. Gimana mau keterima di PTN favorit kalau target kamu aja rendah?" Dan saat itu, di wall of dream Inten, saya menulis "FKG UGM"

Seiring berjalannya waktu, semakin pesimislah saya bisa masuk FKG UGM, ditambah lagi tidak diterimanya saya di FKG Unpad melalui jalur SNMPTN hiks. Tapi mental saya sudah dibangun dari awal, "Jangan mengandalkan nilai rapor. Jangan mengharapkan SNMPTN." Jadi walaupun agak sedih, saya tidak putus semangat :-)

Pendaftaran SBMPTN, saya saja masih bingung pilihan pertamanya Unpad atau UGM. Dan.....................entah miracle dari Allah tuh emang ya, Subhanallah. Tahun ini UGM mengadakan Ujian Mandiri yang mana selama 4 tahun terakhir ini tidak pernah diadakan. Terbukalah jalan. Akhirnya saya daftar Unpad untuk SBMPTN (berhubung Unpad tidak mengadakan SMUP S1 tahun ini, jadi satu2nya jalan ke Unpad ya SBMPTN). Saya juga daftar SIMAK UI, UM Undip, UM UGM, dan STAN.

SBMPTN begitulah. Saya ambil IPC waktu itu. Deg2an sih iya. Nggak tahu itu yang diisi apa. Cuma modal bismillah dan pensil 2B :----) Datanglah SIMAK UI yang super-zonk karena maag saya tiba-tiba kambuh waktu lagi ngerjain soal hiks. Disusulin obat dan terus lanjut ngerjain sampai IPS. Mangat kaleeee. Undip dan UGM kayak marathon. Sabtu ujian di Semarang, Minggu ujian di Jogja. Belajar memaknai hidup aja deh, ya. Cukup yakin dengan Undip. UGM rasanya udah zonk banget berhubung saya kebelet pipis banget waktu ngerjain soalnya.

Tapi memang hasil dari Allah itu ga terduga banget. Pengumuman pertama itu SBMPTN, saya inget banget waktu itu baru pulang dari Jogja pasca UM UGM. Di perjalanan pulang, ternyata hasil SBMPTN sudah ada. Like hmmmm. Nangis di jalan, trauma SNMPTN. Sesampainya di rumah............jeng jeng jeng jeng. S1 Pendidikan Dokter Gigi Universitas Padjadjaran. Alhamdulillah ya Rabb :---)



Pengumuman selanjutnya adalah Undip, nggak selang begitu lama. Nggak lolos :') Biasa aja sih hehe. Selanjutnya itu UI, nggak lolos juga he....... :') Dan di situ ya sudahlah tidak mengharap UGM sama sekali.

Pengumuman UGM itu lama banget. Saya udah dapet KTM dan jas almamater Unpad aja, UGM belum ada pengumuman UM. Selang waktu beberapa lama, datanglah hari pengumuman UGM. Teman-teman saya sudah tau hasilnya. Saya masih nungguin laptop yang dibawa bapak ke kantor berhubung PC di rumah rusak dan HP saya gabisa buka web :-( Asalnya udah gamau dibuka aja. Tapi da penasaran. Kagetnya, isinya adalah.................


How happy I am. Dua cita-citaku tercapai. Di sini bingung lagi kayak waktu mau daftar SBMPTN, Unpad atau UGM? Saya serahkan sepenuhnya sama Allah. Dan menurut Allah, FKG Unpad yang terbaik untuk saya.

A dream of 2 years ago comes true!

Begitulah cerita saya. Kalau saya diterima lewat SNMPTN, saya tidak akan pernah tahu bahwa saya mampu diterima di UGM :---) Percaya, Allah itu Mahaadil.

Semuanya itu berawal dari satu mimpi. Mimpi itu tujuan kamu. Jika kamu tidak punya mimpi, bagaimana kamu bisa tahu kamu akan pergi ke mana? Bagaimana kamu akan tahu jalan mana yang akan kamu ambil? Jadi, bermimpilah!


Label: , , , ,