<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d9101440001429477777\x26blogName\x3dAmirappm\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://amirappm.blogspot.com/\x26vt\x3d-6198008404946862921', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
CHEERIO;
Posts
Profile
Link
Archives
Credits
+ follow
Donor Darah Perdana
Minggu, 07 Oktober 201212.29 | 0 comment(s)

Hey! Come back with us again tetettoret (towew) *smash blast abis gitu ya*

Nggak deng. Hula world! Hari ini aku abis aja donor darah. Berhubung expo kemarin kualifikasi diri saya tidak memenuhi untuk donor darah, jadi hari ini donor darah perdanaku. Sekarang memenuhi, alhamdulillah.

Datanglah aku ke lokasi donor darah di deket rumah. Dan........ada timbangan, a thing I hate the most urrrrg. Truthfully, aku lebih takut sama timbangan daripada jarum. Dengan suaraku yang merdu dan pelan, aku ngomong ke Bapak yang udah lebih dulu donor darah, "Pak nggak mau ditimbang. Berat aku fix lebih dari 45kg kok. Nggak usah ditimbang." Nggak diwaro. Dan tanpa disadari orang-orang denger...............malu. Kenapa suaraku toa sih.

Dengan berat hati aku memijak sang timbangan. DILEBIHIN 4KG!!! Padahal sebelum pergi tadi aku baru aja nimbang. Dan nggak segituuuuuuuu! Ngelebihin timbangan itu dosa ya, pedagang yang tidak jujur *loh*

Setelah mengisi data diri, Bapak ninggalin aku dikarenakan harus pergi ke acara silaturahmi gitu. Isi data dirinya lucu-lucu. Ada pertanyaan, 'Apakah Anda melakukan hubungan seks sesama jenis/homoseksual?', 'Apakah Anda menggunakan narkoba?', dsb.

Sekarang pindah meja. Diukur tensi. Normal. Ibu-ibunya nanya, "Tidurnya cukup?" Engggg bingung harus jawab apa berhubung tadi malem City dan Munchen main.......dan aku nonton. Terus tes Hb dan golongan darah. Memenuhi, dan golongan darah saya masih tetep O kok. Alhamdulillah ya. Tiba-tiba si mas-mas yang ngetes nanya, "Udah sarapan belum?" Enggggg bingung lagi jawab apa. Berhubung aku udah nggak kenal sama yang namanya sarapan semenjak SMA. Akhirnya aku jawab udah, teringat Ceremix yang 2 jam lalu masuk ke ususku.

Setelah nunggu beberapa saat, akhirnya tiba giliranku. "Baru pertama kali ya?" tanya mbak-mbaknya. "Iya hehe." Terlalu banyak percakapan. Yaudahlah ya. Setelah jarum masuk, ternyata aku masih hidup. Darah udah diambil sekantong, aku juga masih hidup. Bu, Pak, aku masih hidup :')

Ternyata nggak ada efeknya. Coba aja ada donor lemak. Aku donorin setiap minggu. Coba aja donor kalsium buat mendekin dan ngecilin tulang. Aku juga pasti donor. Astaghfirullah, nggak bersyukur banget ya aku :(

Alhamdulillah akhirnya aku bisa bantu orang lain, pake sesuatu dari diriku. Seneng rasanya. Semoga sebagian kecil darahku itu bisa berguna besar buat orang lain. Amin.

Setelah dikasih kartu dan beberapa snack, aku pulang. Sendiri. Adik-adikku menyambut di rumah. Bukan menyambut aku tapi, menyambut snack-nya. Emang dasar adik-adik kelaparan yang tidak tahu diri.


Label: , ,